Tata Kelola Kecerdasan Artifisial yang Baik dalam Kebijakan Sosial dan Pendidikan

Indonesia berada pada persimpangan penting, di mana pesatnya kemajuan teknologi bertemu dengan kebutuhan mendesak akan pembangunan manusia. Situasi ini memerlukan kebijakan yang komprehensif dengan mengutamakan pemberdayaan budaya dan peningkatan kesejahteraan sosial dalam menghadapi era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Perumusan kebijakan di bidang tata kelola AI perlu memperkuat respons terhadap tantangan pembangunan melalui pemberdayaan sosial dan ekonomi yang inklusif serta peningkatan layanan kesejahteraan sosial dengan menerapkan tata kelola AI yang berpusat pada manusia (human-centered AI governance). Pendekatan ini menekankan pemberdayaan yang inklusif sekaligus mengatasi kesenjangan mendasar dalam kesiapan digital dan kapasitas kelembagaan. FES, bersama mitranya yaitu Center for Digital Society (CfDS), Universitas Gadjah Mada, berkontribusi melalui berbagai kegiatan, termasuk penyusunan rekomendasi kebijakan, penguatan kapasitas para pemangku kepentingan dari berbagai sektor sosial dan pendidikan, serta kelompok masyarakat yang terdampak. Upaya ini bertujuan mendorong penerapan AI yang lebih terinformasi, bertanggung jawab, dan didukung oleh regulasi yang memadai.


Friedrich-Ebert-Stiftung
Indonesia Office

Jl. Kemang Selatan II No. 2A
Jakarta Selatan 12730
Indonesia

+62 21 7193711
+62 21 71791358

info.indonesia(at)fes.de